Kamis, 12 Maret 2015

Lingkungan Tempat Tinggalku ( Gethuk Edition )

Pembelajaran kelas IV K13 Tema 8 Sub tema 1 Lingkungan Tempat Tinggalku.

Kali ini siswa akan belajar mengenai pengolahan sumber daya alam sederhana.
Awalnya siswa dibagi dalam kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 5 siswa. Bahan
dan alat untuk kegiatan disiapkan oleh guru.
• Siswa membuat getuk. Singkong atau umbi-umbian sudah dikukus oleh guru di
rumah. Guru menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan.
• Siswa membaca instruksi langkah-langkah membuat getuk.
Getuk (bahasa Jawa: gethuk) adalah makanan ringan (kudapan) yang dibuat dengan
bahan utama singkong. Getuk merupakan makanan yang mudah ditemui di Jawa
Tengah dan Jawa Timur.


Bahan – bahan:
Bahan yang diperlukan untuk membuat getuk adalah sebagai berikut:
• Air untuk mengukus
• 1/2 kg singkong
• 150 gr gula pasir/gula Jawa
• 1/2 sdt garam dapur
• 1/2 bh kelapa
• Pewarna
Jika ingin getuk yang berwarna putih kita sebaiknya memakai gula pasir, untuk
warna merah menggunakan gula jawa sedangkan warna hijau didapat dari
perasan daun Suji.
Langkah-langkah pembuatan getuk:
• Singkong dikupas kulitnya, kemudian dicuci bersih dan dipotong-potong sekitar
5 cm.
• Rebus singkong sampai matang. Angin-anginkan sampai uapnya hilang.
• Campur singkong - sedikit garam - gula. Hancurkan sampai halus. Tumbuk
dengan menggunakan tumbukan kayu atau batu yang dilapisi plastik
• Beri pewarna bila suka.
• Sajikan hangat dengan taburan parutan kelapa.
• Siswa membuat getuk dengan teknik yang benar.
• Setiap kelompok bekerjasama untuk membuat getuk.
• Setiap kelompok memajang getuk yang telah dibuat.
• Siswa menceritakan cara membuat getuk dengan langkah yang benar secara
individu.




Selasa, 06 Januari 2015

MAULID NABI MUHAMMAD SAW 12 Rabiul Awwal 1436 H

SDN Warungdowo I memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di tahun 2015 ini diperingati pada hari Rabu tanggal 07 Januari 2015. 
Warga SDN Warungdowo melakukan pembacaan shalawat Nabi, pembacaan syair Barzanji dan pengajian.
Al Banjari siswa SDN Warungdowo I juga memeriahkan dalam pembacaan shalawat nabi.









SEJARAH MAULID NABI MUHAMMAD SAW : 
( http://id.wikipedia.org/wiki/Maulid_Nabi_Muhammad )

Maulid Nabi Muhammad SAW kadang-kadang Maulid Nabi atau Maulud saja (bahasa Arab: مولد النبي‎, mawlid an-nabī), adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang di Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalanHijriyah. Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab berarti hari lahir. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad SAW wafat. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad.

Peringatan Maulid Nabi pertama kali dilakukan oleh Raja Irbil (wilayah Irak sekarang), bernama Muzhaffaruddin Al-Kaukabri, pada awal abad ke 7 Hijriyah. Ibn Katsir dalam kitab Tarikh berkata:
Sultan Muzhaffar mengadakan peringatan Maulid Nabi pada bulan Rabi'ul Awal. Beliau merayakannya secara besar-besaran. Beliau adalah seorang yang berani, pahlawan, alim dan seorang yang adil – semoga Allah merahmatinya.
Dijelaskan oleh Sibth (cucu) Ibn Al-Jauzi bahwa dalam peringatan tersebut, Sultan Al-Muzhaffar mengundang seluruh rakyatnya dan seluruh ulama dari berbagai disiplin ilmu, baik ulama dalam bidang ilmu Fiqh, ulama Hadits, ulama dalam bidang ilmu kalam, ulama usul, para ahli tasawuf, dan lainnya. Sejak tiga hari, sebelum hari pelaksanaan Maulid Nabi, beliau telah melakukan berbagai persiapan. Ribuan kambing dan unta disembelih untuk hidangan para hadirin yang akan hadir dalam perayaan Maulid Nabi tersebut. Segenap para ulama saat itu membenarkan dan menyetujui apa yang dilakukan oleh Sultan Al-Muzhaffar tersebut. Mereka semua berpandangan dan menganggap baik perayaan Maulid Nabi yang digelar untuk pertama kalinya itu.
Ibn Khallikan dalam kitab Wafayat Al-A`yan menceritakan bahwa Al-Imam Al-Hafizh Ibn Dihyah datang dari Maroko menuju Syam dan seterusnya ke Irak. Ketika melintasi daerah Irbil pada tahun 604 Hijriah, beliau mendapati Sultan Al-Muzhaffar, raja Irbil tersebut sangat besar perhatiannya terhadap perayaan Maulid Nabi. Oleh karena itu, Al-Hafzih Ibn Dihyah kemudian menulis sebuah buku tentang Maulid Nabi yang diberi judul “Al-Tanwir Fi Maulid Al-Basyir An-Nadzir”. Karya ini kemudian beliau hadiahkan kepada Sultan Al-Muzhaffar.
Para ulama, semenjak zaman Sultan Al-Muzhaffar dan zaman selepasnya hingga sampai sekarang ini menganggap bahwa perayaan Maulid Nabi adalah sesuatu yang baik. Para ulama terkemuka dan Huffazh Al-Hadits telah menyatakan demikian. Di antara mereka seperti Al-Hafizh Ibn Dihyah (abad 7 H), Al-Hafizh Al-Iraqi (w. 806 H), Al-Hafizh As-Suyuthi (w. 911 H), Al-Hafizh Al-Sakhawi (w. 902 H), SyeIkh Ibn Hajar Al-Haitami (w. 974 H), Al-Imam Al-Nawawi (w. 676 H), Al-Imam Al-Izz ibn Abd Al-Salam (w. 660 H), mantan mufti Mesir yaitu Syeikh Muhammad Bakhit Al-Muthi’i (w. 1354 H), mantan Mufti Beirut Lubnan yaitu Syeikh Mushthafa Naja (w. 1351 H), dan terdapat banyak lagi para ulama besar yang lainnya. Bahkan Al-Imam Al-Suyuthi menulis karya khusus tentang Maulid yang berjudul “Husn Al-Maqsid Fi Amal Al-Maulid”. Karena itu perayaan Maulid Nabi, yang biasa dirayakan pada bulan Rabiul Awal menjadi tradisi umat Islam di seluruh dunia, dari masa ke masa dan dalam setiap generasi ke generasi.
Para ahli sejarah, seperti Ibn Khallikan, Sibth Ibn Al-Jauzi, Ibn Kathir, Al-Hafizh Al-Sakhawi, Al-Hafizh Al-Suyuthi dan lainnya telah sepakat menyatakan bahwa orang yang pertama kali mengadakan peringatan maulid adalah Sultan Al-Muzhaffar. Namun juga terdapat pihak lain yang mengatakan bahwa Sultan Salahuddin Al-Ayyubi adalah orang yang pertama kali mengadakan Maulid Nabi. Sultan Salahuddin pada kala itu membuat perayaan Maulid dengan tujuan membangkitkan semangat umat islam yang telah padam untuk kembali berjihad dalam membela islam pada masa Perang Salib.
Ahmad bin ‘Abdul Halim Al Haroni rahimahullah mengatakan,
صَلَاحِ الدِّينِ الَّذِي فَتَحَ مِصْرَ ؛ فَأَزَالَ عَنْهَا دَعْوَةَ العبيديين مِنْ الْقَرَامِطَةِ الْبَاطِنِيَّةِ وَأَظْهَرَ فِيهَا شَرَائِعَ الْإِسْلَامِ
Artinya:
“Sholahuddin-lah yang menaklukkan Mesir. Beliau menghapus dakwah ‘Ubaidiyyun yang menganut aliran Qoromithoh Bathiniyyah (aliran yang jelas sesatnya, pen). Shalahuddin-lah yang menghidupkan syari’at Islam di kala itu.”[1]
Dalam perkataan lainnya, Ahmad bin ‘Abdul Halim Al Haroni rahimahullah mengatakan,
فَتَحَهَا مُلُوكُ السُّنَّة مِثْلُ صَلَاحِ الدِّينِ وَظَهَرَتْ فِيهَا كَلِمَةُ السُّنَّةِ الْمُخَالِفَةُ لِلرَّافِضَةِ ثُمَّ صَارَ الْعِلْمُ وَالسُّنَّةُ يَكْثُرُ بِهَا وَيَظْهَرُ
Artinya:
“Negeri Mesir kemudian ditaklukkan oleh raja yang berpegang teguh dengan Sunnah yaitu Shalahuddin. Beliau yang menampakkan ajaran Nabi yang shahih di kala itu, berseberangan dengan ajaran Rafidhah (Syi’ah). Di masa beliau, akhirnya ilmu dan ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam semakin terbesar luas.”[2]
Sumber lain mengatakan perayaan Maulid yang sebenarnya diprakarsai oleh Dinasti Fatimiyyun sebagaimana dinyatakan oleh banyak ahli sejarah. Berikut perkataan ahli sejarah mengenai Maulid Nabi.
Al Maqriziy, seorang pakar sejarah mengatakan, “Para khalifah Fatimiyyun memiliki banyak perayaan sepanjang tahun. Ada perayaan tahun baru, hari ‘Asyura, maulid (hari kelahiran) Nabi, maulid Ali bin Abi Thalib, maulid Hasan dan Husain, maulid Fatimah az-Zahra, maulid khalifah yang sedang berkuasa, perayaan malam pertama bulan Rajab, perayaan malam pertengahan bulan Rajab, perayaan malam pertama bulan Sya’ban, perayaan malam pertengahan bulan Rajab, perayaan malam pertama bulan Ramadhan, perayaan malam penutup Ramadhan, perayaan ‘Idul Fithri, perayaan ‘Idul Adha, perayaan ‘Idul Ghadir, perayaan musim dingin dan musim panas, perayaan malam Al Kholij, hari Nauruz (Tahun Baru Persia), hari Al Ghottos, hari Milad (Natal), hari Al Khomisul ‘Adas (3 hari sebelum paskah), dan hari Rukubaat.”[3]
Asy Syaikh Bakhit Al Muti’iy, mufti negeri Mesir dalam kitabnya mengatakan bahwa yang pertama kali mengadakan enam perayaan maulid yaitu: perayaan Maulid (hari kelahiran) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, maulid ‘Ali, maulid Fatimah, maulid Al Hasan, maulid Al Husain –radhiyallahu ‘anhum- dan maulid khalifah yang berkuasa saat itu yaitu Al Mu’izh Lidinillah (keturunan ‘Ubaidillah dari dinasti Fatimiyyun) pada tahun 362 H.[4]
Begitu pula Asy Syaikh ‘Ali Mahfuzh dalam kitabnya Al Ibda’ fi Madhoril Ibtida’ (hal. 251) dan Al Ustadz ‘Ali Fikriy dalam Al Muhadhorot Al Fikriyah (hal. 84) juga mengatakan bahwa yang mengadakan perayaan Maulid pertama kali adalah ‘Ubaidiyyun (Fatimiyyun).[5]

Minggu, 16 November 2014

Pisah Kenang

Pada hari minggu tanggal 16 November 2014, SDN Warungdowo I ada acara Pisah kenang untuk Teman Sahabat Sekaligus Keluarga dari keluarga besar SDN Warungdowo I. yaitu Ibu Endang Susilowati, S.Pd yang dipromosikan menjadi Kepala Sekolah di SDN Sungikulon dan Ibu Muslichah, BA yang akan purna tugas.

Tidak ada lagi kata yang pantas terucapkan sahabat ... hanya deraian air mata yang berjatuhan, mengucapkan kata perpisahan yang terindah, yang mungkin tidak bisa aku lupakan, silahkan lanjutkan perjuanganmu ke arah yang lain. Ditempat yang baru, yang akan menjadi jarak pertemuan antara kita.

Acara Pisah Kenang di adakan di Wisata Bhakti Alam Nongkojajar Pasuruan. 

Pada Jam 9.00 WIB Rombongan sudah tiba di Wisata Bhakti Alam Nongkojajar, setelah mendapatkan tiket rombongan keluarga besar SDN Warungdowo naik kereta keliling area bhakti alam.
Ditengah perjalanan berhenti di pengolahan Susu Sapi
Mengunjungi Green House Melon Golden Kawi. Rombongan mencicipi manisnya buah melon dan memetik sendiri melon dari pohonnya sendiri
Setelah berkeliling dengan kereta tiba saatnya acara inti

Senin, 27 Oktober 2014

Tahun Baru Islam 1436 Hijriah

Muharam (Bahasa Arab: محرم, transliterasi: Muharram) adalah bulan pertama dalam penanggalan Hijriyah. Muharram berasal dari kata yang artinya 'diharamkan' atau 'dipantang', yaitu dilarang melakukan peperangan atau pertumpahan darah.
Tanggal 1 Muharram adalah hari Tahun Baru dalam agama Islam.

Kegiatan Warga SDN Warungdowo I dalam menyambut Tahun Baru Islam 1436 H melakukan Istighosah bersama murid, guru , dan pegawai pada pagi harinya. 

Pada sore harinya siswa-siswi SDN Warungdowo I juga turut memeriahkan kirab menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1436 H yang diadakan oleh Desa Warungdowo dengan menampilkan kesenian Drum Band.


Minggu, 19 Oktober 2014

Pramuka


Dalam rangka memperingati HUT Pramuka ke-53 Tahun 2014, rencana program ekstrakurikuler pramuka mengadakan Kemah, maka dengan ini siswa-siswi SDN Warungdowo I mengikuti kegiatan tersebut pada :

        H a r i                 : Sabtu s/d Minggu
        Tanggal              : 18 s/d 19 Oktober 2014
        Pukul                  : 12.00 WIB  s/d selesai
        Tempat               :  SDN Warungdowo I

 Acara ini dilaksanakan dengan  tujuan “Memperingati HUT Pramuka Ke-53 Tahun 2014 “













Selasa, 16 September 2014

Tari Taman Candra Wilwatikta Pandaan

Dalam Memperingati Hari Jadi Kab. Pasuruan yang ke 1085, di Taman Candra Wilwatikta Pandaan di gelar Local Culture Festival mulai tanggal 12 s.d 13 September 2014.
Dalam acara tersebut SDN Warungdowo I merasa bangga karena siswinya menjadi salah satu pengisi acara tersebut dengan SENI TARI.
Seni Tari merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang diselenggarakan di SDN Warungdowo I dan di undang dalam acara Local Culture Festival di Taman Candra Wilwatikta Pandaan pada hari sabtu, tanggal 13 september 2014.





Jumat, 29 Agustus 2014

Lomba Memeriahkan HUT RI Ke-69

SD Negeri Warungdowo I dalam memeriahkan HUT RI ke-69 mengadakan lomba-lomba bagi siswa-siswi.
Pada hari Sabtu, tanggal 30 Agustus 2014.
Sebelum lomba-lomba di mulai di awali dengan Senam SKJ bersama Siswa dan Guru.


Untuk Kelas I dan II mengikuti lomba Kelereng dan Memasukkan Pensil :

Untuk Kelas III dan IV mengikuti lomba balap karung dan makan kerupuk :

Untuk Kelas V dan VI mengikuri lomba Joget Balon Punggung, Balap Balon Di Kempit dan Menangkap Belut :




Minggu, 29 Juni 2014

Prestasi Tahun Pelajaran 2013/2014

Di Tahun Pelajaran 2013/2014 Siswa Siswi SD Negeri Warungdowo I Kec. Pohjentrek Kab. Pasuruan memperoleh beberapa Prestasi lomba yang diikuti baik Bidang Akademik maupun Non Akademik.
Berikut ini daftar prestasi yang di raih selama Tahun Pelajaran 2013/2014 yang diraih anak-anak kita :

N0
Nama Lomba
Tingkat / Penyelenggara
Peringkat
Nama Siswa
Kelas
1
Kejuaraan Karate antar DOJO INKANAS-JATIM
Universitas Widyagama Malang III
1
Raey Vangga
4
2
Lomba Bercerita Bagi Siswa-Siswi SD/MI Kab. Pasuruan
Kantor Perpustakaan dan Arsip Kab. Pasuruan
4
Salsabilah Nuralifia
5
3
Lomba Pencak Silat Putri Pra Remaja
Infitasi IPSNO Pagar Nusa Kab.Pasuruan
2
Fatimatus Sa’diyah
6
3
Lomba MIPA
UPT Dinas Pendidikan Kec. Pohjentrek
2
Aliatul Masuda
5
4
Lomba Olimpiade Saind dan Matematika (OSAMA) se-Kota/Kab. Pasuruan
Lembaga Bimbingan Belajar SSC
2
Aliatul Masuda
5
5
Lomba Olimpiade Saind dan Matematika (OSAMA) se-Kota/Kab. Pasuruan
Lembaga Bimbingan Belajar SSC
3
M. Ja’ffar Sodiqi
5
6
Lomba Tantangan Pramuka Penggalang se Kota/Kab. Pasuruan
SMA Negeri 1 Kejayan
4
Regu Beruang, Regu anggrek SDN Warungdowo I
5
7
Lomba Catur
O2SN Kab. Pasuruan
3
Dewi Nadiyah
5
8
Lomba Menyanyi Tunggal
Lomba Kab. Pasuruan
Harapan 1
Dewi Nafis
4
9
Try Out Umum SD Kota Pasuruan
Pusat Bimbingan Belajar Ganesha Operation
7
Alitatul Masuda
5
10
Lomba Kader Tiwi Sada
Tim Pembina UKS Kab. Pasuruan
3
Salsabila Nuralifia I.
5


Untuk melayani secara maksimal kepada semua pihak, baik Orang Tua wali murid, Masyarakat, Stake holder yang terkait dengan lembaga pada Tahun Pelajaran : 2013/2014 telah dilakukan upaya antara lain :
  1. Melayani penyeberangan/membantu menyeberangkan siswa,
  2. Membantu/menjadi tuan rumah pelaksanaan lomba Tenis Meja PERWOSI Kabupaten Pasuruan yang dihadiri oleh ibu Bupati Pasuruan.
  3. Membantu/menjadi tuan rumah lomba Kreatifitas Tingkat Kabupten Pasuruan yang dilaksanakan Bidang PAUDNI Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan.

Ruang lain  kurang memenuhi syarat perlu perhatian dan telah di upayakan  kerjasama kesemua pihak



Dengan penuh HARAPAN dan ridho dari Allah SWT  kami penyelenggaran pendidikan di SDN Warungdowo 1 mohon bantuan dari semua pemangku pendidikan khususnya yang berkepentingan dengan SDN Warungdowo 1 untuk bisa bekerjasama mewujudkan  keinginan yang kami harapkan.
Secara khusus dalam pelaksanaan kegiatan hari kami ucapkan banyak terima kasih atas dukungan dan bantuan dari semua pihak yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu, semoga  apa yang diberikan dijadikan amalan yang di terima dan dicatat oleh Allah SWT sebagai amalan yang baik.
 Dengan motto “Kesuksesan Berawal dari Kemauan dan Kesungguhan Hati”. Kami berharap agar nantinya anak kami yang lulus dari Warungdowo 1 adalah  anak yang taqwa kepada Allah SWT, cerdas, berkualitas, berbudaya dan berdaya guna, beraklaq mulia, serta tangguh dan peka terhadap perubahan”

Sabtu, 07 Juni 2014

Pelatihan Kurikulum 2013 Bagi Guru Sasaran SD

Pelatihan Kurikulum 2013 bagi Guru Sasaran SD kelas 1 gelombang 2 Tahun Anggaran 2014.

Pelatihan Kurikulum 2013 bagi Guru Sasaran kelas 1 gelombang 2 Tahun Anggaran 2014 yang dilaksanakan di TPK SDN Warungdowo I Kec. Pohjentrek dilaksanakan pada tanggal 06 s/d 10 Juni 2014.
Peserta dalam pelatihan tersebut sejumlah 40 Guru Sasasaran SD yang berada di Kec. Pohjentrek dan Kec. Gondangwetan.
 
Selamat Datang Bagi Peserta Pelatihan Kurikulum 2013 GS SD



Sambutan Ketua Panitia


Sambutan dari Pengawas SD/MI Kec. Pohjentrek




Penjelasan Materi Oleh IN

Peserta Mengerjakan Pre Test

Kerja Kelompok 

IN Menilai Hasil Tugas Peserta

IN Memandu Peserta dalam pembuatan RPP

Peserta membuat RPP

Pada hari ke-5 Bapak Kepala Dinas Pendidikan Kab. Pasuruan Bapak Drs. H. Iswahyudi, M.Pd meninjau Pelatihan Kurikulum 2013 Bagi Guru Sasaran SD Kelas 1 di SDN Warungdowo I.




Jadwal tahap berikutnya sebagai berikut di TPK SDN Warungdowo I :
- Tahap 1 Gel. 3 Kelas IV, Tanggal 11-15 Juni 2014- Peserta dari Kec. Pohjentrek dan Kec. Gondangwetan
- Tahap 2 Gel. 1 Kelas II, Tanggal 16-20 Juni 2014-Peserta dari Kec. Pohjentrek dan Kec. Gondangwetan
- Tahap 2 Gel. 2 Kelas V, Tanggal 21-25Juni 2014-Peserta dari Kec. Pohjentrek dan Kec. Gondangwetan